Kadinsos Dinilai Tak Mampu Tengahi Konflik Karang Taruna, Padahal Salah Satu Pengurusnya Adalah Pendamping PKH

0
64
Kepala DInas Sosial Cianjur Ahmad Mutawali
Kepala DInas Sosial Cianjur Ahmad Mutawali (foto: istimewa)

terlanjurcianjur.com — Konflik Karang Taruna pasca pengunduran diri Roni Setiawan, belum juga usai. Meskipun Temu Karya Luar Biasa (TKLB) yang dilaksanakan di aula Setda Pemkab Cianjur sudah selesai Rabu kemarin (22/7/2020).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Ahmad Mutawali dianggap tidak mampu selesaikan konflik tersebut, padahal salah satu pengurus Karang Taruna Kabupaten Cianjur tersebut merupakan Pendamping PKH di wilayah Sukaluyu.

Tidak hanya itu, Kadinsos terlihat kewalahan mengurus Karang Taruna, pasalnya kini ada gugatan dari pihak pengurus Karang Taruna yang juga Pendamping PKH ke Pengadilan Negeri terhadap Plt. Bupati Cianjur.

Sampai berita ini dikeluarkan, terlanjurcianjur.com belum mendapat tanggapan lanjutan dari Kadinsos terkait polemik Karang Taruna yang melibatkan Pendamping PKH tersebut.

BACA  Disandingkan Dengan Wawan Setiawan Foto H Oting Terlihat Editan

Menurut salah satu aktivis mahasiswa Salman Alfarisi mengkritisi hal tersebut.

“Aneh pisan, ko seolah-olah Kadinsos tidak tau apa-apa? Padahal kan wilayah kinerja dan koordinasinya sangat jelas dan relevan, dan seolah olah Kadinsos ‘menikmati’ dan membiarkan kisruh Karang Taruna berlarut-larut” ucap Salman, via chat whatsapp oleh terlanjurcianjur.com.

Salman pun akhirnya menduga ksiruh di Karang Taruna Cianjur mungkin karena adanya perebutan anggaran saja.

“Saya muak dengan keadaan ini, kalau sampai tidak teratasi, sudah saja bubarkan ketiga Karang Taruna tersebut. Kelihatannya hanya berebut anggaran bantuan Pemkab saja.” Tutup Salman, yang baru saja terpilih menjadi ketua BEM Fakultas Hukum UNSUR Cianjur. (Icn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here