KAM-C Temukan Indikasi Penyimpangan Alokasi Dana BOS di Disdikbud Cianjur

0
44
Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur
Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur (foto: maharnews)

terlanjurcianjur.comKesatuan Aksi Mahasiswa Cianjur (KAM-C) temukan adanya indikasi penyimpangan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Cianjur.

Temuan tersebut terkait dugaan penyimpangan alokasi dana BOS berlangsung pada tahun ajaran 2019-2020 di salah satu sekolah swasta di Kecamatan Cianjur.

Ketua KAM-C, Ujang Ruslandi mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi lapangan pertanggal 1 September 2020, ditemukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan keuangan Negara sekaligus tindakan yang mencederai program wajib belajar sembilan tahun yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia.

“Jadi di sekolah tersebut sudah berlangsung pungutan kepada orang tua siswa yang bersifat rutin dan wajib dengan dalih untuk biaya penyelenggaraan pendidikan,”ujarnya kepada Maharnews.com, Jumat (18/9/2020). 

BACA  Hore! Jalur KA Cianjur-Cipatat Sudah Siap Meluncur

Padahal lanjut Ujang, sekolah tersebut merupakan penerima manfaat dana BOS, sehingga hal tersebut diatas menjadi temuan indikasi pelanggaran dan penyimpangan.

“Salah satu pelanggarannya yaitu tidak adanya transparansi serta publikasi laporan penggunaan dana BOS reguler kepada orang tua/wali peserta didik,”bebernya.

Menurutnya hal ini jelas melanggar huruf B  butir C Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 Perihal Petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler Tentang Tata Cara Pengelolaan Dan Pelaporan Dana , yang berbunyi: 

“Sekolah harus mempublikasikan semua pelaporan baik penerimaan dan penggunaan dana BOS Reguler kepada masyarakat secara terbuka. Dokumen yang harus dipublikasikan yaitu rekapitulasi dana BOS Reguler berdasarkan komponen pembiayaan. Publikasi laporan dilakukan pada papan informasi sekolah Atau tempat lainnya yang mudah diakses masyarakat,” terangnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here