Cianjur Dibuat Tegang Oleh Sekelompok Orang yang Anarkis, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

0
35

Oleh: Salman Alfaritsi (Ketua BEM FH Universitas Suryakancana)

terlanjurcianjur.com — Memantau aksi geng motor dan sekelompok ormas yang beraksi di Kabupaten Cianjur akhir-akhir ini,¬† sunggu membuat masyarakat merasa resah dan sebenarnya dapat mengakibatkan trauma kepada para pedagang, pejalan kaki, pekerja yang pulang larut malam.

Memang fenomena ini lantaran kurang kontrol dari internal keluarga, lingkungan pergaulan, begitupun dengan pemerintah. Akhirnya mengakibatkan kehidupan yang bebas. Mereka menganggap dirinya yang paling hebat, bahkan beranggapan ini adalah negara gua kasarnya. Penyebabnya karena kelalaian orang tua, lemahnya pendidikan, begitupun dengan pemerintah.

Melihat aksi kekerasan yang dilakukan di Kabupaten cianjur sekarang ini yang tidak sedikit dilakukan oleh kaum remaja, dan penyebab fenomena ini karena kelalaian orangtua yang tidak mendidik mereka dengan benar, baik pendidikan moral, agama, perilaku dan sopan santun. Mereka jadi tidak mengenal mana yang hak dan mana yang bathil.

Ironinya, para pelaku yang tergabung dalam geng motor anarkis tersebut tidak sedikit anak dibawah umur.

BACA  Tok! Hendi Mulyana Terpilih Secara Aklamasi, pada Temu Karya Luar Biasa Karang Taruna Kabupaten Cianjur

Namun hal ini harus disikapi dengan tegas, agar para pelaku dapat jera dan tidak mengulangi perbuatan mereka. Sehingga, hal-hal anarkis tersebut meski pelaku dibawah umur harus tetap dihukum.

Mungkin para penyidik bisa menetapkan sanksi apa yang bisa diberikan kepada para pelaku. Namun, jika masih bisa diberikan kebijakan wajib lapor bisa saja untuk menimbulkan efek jera. Tetapi kembali lagi harus ada kontrol dari keluarga dan aparat setempat.

Untuk mengantisipasi dan menangkal kenakalan remaja, pendekatan yang baik mutlak diperlukan. Kendati karakter dalam rumah tangga tidak bisa menjamin, terkadang orangtua juga lost terhadap anak, dan anak juga bisa berbohong kepada orangtua.

Tetapi kita bisa menjadikan pelajaran dari kasus semacam ini. Baik orangtua dan anak, jika tidak ada perhatian satu sama lain dapat menimbulkan kasus seperti ini lagi.

BACA  Opini: Lembaga Pendidikan Harus Tetap Pada Poros Tengah dalam Momen Pilkada Cianjur

Untuk itu, Pemkab Cianjur juga perlu mengambil sikap tegas, contohnya dengan membentuk satgas anak. Terlebih sedang diganyangkan Perda Kabupaten ‘Layak Anak’. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here